TRIBUNNEWS.COM, MILAN - AC Milan sukses menembus babak semifinal Coppa Italia setelah menuntaskan perlawanan Lazio 3-1, Jumat (27/1/2012) dini hari WIB.
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda Pada Blog Kami
Jumat, 27 Januari 2012
Hei Wasit, Sekarang Kamu Bisa Pergi Pesta dengan Barcelona
TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA - Kapten Real Madrid Iker Casillas mengaku telah menghina wasit usai pertandingan melawan Barcelona pad leg 2 babak perempat final Copa Del Rey, (25/1/2012).
Kesal Madrid Tersingkir, Mourinho Cegat Wasit di Parkiran
TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA - Pertandingan perempat final Copa del Rey antara Barcelona versus Real Madrid telah berakhir.
Inter Tolak Tawaran 8 Juta Euro untuk Thiago Motta
TRIBUNNEWS.COM, MILAN - Paris Saint-Germain dikabarkan sudah mengajukan penawaran resmi kepada Inter Milan untuk memboyong Thiago Motta.
Kalahkan Levante, Valencia Bertemu Barca
REPUBLIKA.CO.ID, Dua gol dari Pablo Piatti dan satu gol lainnya dari Aritz Aduriz membawa Valencia memetik kemenangan 3-0 atas Levante di perempat-final leg kedua Copa del Rey, Jumat (27/1) dini hari WIB di Estadio Ciudad de Valencia.
Muslim AS Serukan Pengunduran Diri Komisaris NYPD yang Setujui Film 'Jihad Ketiga'
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Muslim AS telah menyerukan pengunduran diri Komisaris Polisi New York, Ray Kelly. Seruan itu dikarenakan beredarnya sebuah video Islamofobia tentang menuduh Muslim meluncurkan perang suci terhadap Barat yang dibuat oleh kepolisian NYPD.
Menyerang Warga Sipil, Irak akan Tuntut AS
REPUBLIKA.CO.ID, BAGHDAD---Irak akan menuntut AS karena telah menewaskan 24 warga sipil tak bersenjata dalam serangan AS di Haditha tujuh tahun lalu.
Warga di Haditha, bekas kubu pertahanan Sunni yang didiami oleh sekitar 85 ribu jiwa di sepanjang Sungai Euphrates itu, mengungkap kemarahannya pada sistem keadilan militer AS. Ini karena AS membiarkan Frank Wuterich, orang yang bertanggung jawab atas peristiwa itu, lolos dari hukuman penjara.
''Insiden Haditha adalah kejahatan besar terhadap warga sipil tidak berdosa,'' ujar Ali al-Moussawi, juru bicara pemerintah Irak. ''Kami akan mengikuti seluruh prosedur hukum dan peradilan untuk mendapatkan keadilan.''
Kementerian Pertahanan Irak sendiri enggan berkomentar tentang hal ini.
Sedangkan Marinir AS mengaku tidak akan berkomentar apa pun soal pernyataan dari pemerintahan negara asing. ''Kami tidak akan berkomentar soal rencana pemerintah Irak. Kasus klien kami sudah selesai. Sepengetahuan kami, kasus ini sudah ditutup,'' ujar Neal Puckett, kuasa hukum Wuterich.
Warga di Haditha, bekas kubu pertahanan Sunni yang didiami oleh sekitar 85 ribu jiwa di sepanjang Sungai Euphrates itu, mengungkap kemarahannya pada sistem keadilan militer AS. Ini karena AS membiarkan Frank Wuterich, orang yang bertanggung jawab atas peristiwa itu, lolos dari hukuman penjara.
''Insiden Haditha adalah kejahatan besar terhadap warga sipil tidak berdosa,'' ujar Ali al-Moussawi, juru bicara pemerintah Irak. ''Kami akan mengikuti seluruh prosedur hukum dan peradilan untuk mendapatkan keadilan.''
Kementerian Pertahanan Irak sendiri enggan berkomentar tentang hal ini.
Sedangkan Marinir AS mengaku tidak akan berkomentar apa pun soal pernyataan dari pemerintahan negara asing. ''Kami tidak akan berkomentar soal rencana pemerintah Irak. Kasus klien kami sudah selesai. Sepengetahuan kami, kasus ini sudah ditutup,'' ujar Neal Puckett, kuasa hukum Wuterich.
Vita Kerap Dipukul di Rumah
TRIBUNNEWS.COM - Pada tanggal 9 Januari 2012 lalu, Ruspitasari Siahaan atau Vita (13) tiba-tiba saja pergi meninggalkan keluarganya. Awalnya, keluarga mengira kalau bintang iklan cilik itu diculik penjahat.
Vita Merasa Dieksploitasi Keluarga
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bintang Iklan Ruspitasari Siahaan, atau yang akrab disapa Vita telah ditemukan hari ini, Kamis (26/1/2012) di Sorong, Papua.
Kronologi Pembakaran Kantor Bupati Bima Versi Pendemo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kerusuhan kembali pecah di Bima, NTB, Kamis (26/1/2012). Kantor Bupati Bima habis dibakar massa.
Lagi, Perusahaan Tambang Picu Konflik di Halmahera Tengah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah kasus perebutan lahan antara warga dengan perusahaan lokal atau asing di Mesuji, Bima, Pulau Padang, Jambi dan di Kalimantan, perkara sengketa lahan kembali muncul. Namun, kini berada di ujung timur Indonesia, tepatnya di Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Langganan:
Postingan (Atom)